Mempawah, PPID - Bupati Mempawah, Hj. Erlina membuka acara workshop Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) Kabupaten Mempawah, Kamis (29/07/2021) di Mempawah Convention Center (MCC).

Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah, Ismail yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Pengelola TJSP, para Kepala OPD, para pimpinan BUMN/BUMD dan Perusahaan, Forum Pengelola TJSP Kabupaten Mempawah, Camat se-Kabupaten Mempawah, dan nara sumber.

Erlina mengatakan, kegiatan workshop ini sangatlah penting dan strategis, karena selain sebagai media koordinasi untuk memperoleh pemahaman yang sama tentang TJSP/CSR, juga mendorong kontribusi kemitraan pelaku usaha dalam mendorong percepatan pembangunan daerah, serta pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Mempawah.

“Kepada para pelaku usaha dan BUMN/BUMD yang telah berpartsipasi aktif dalam program CSR, saya sampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya. Dan kedepannya, agar semakin ditingkatkan melalui Forum Pengelola TJSP Kabupaten Mempawah,” harapnya.

Lebih lanjut, Erlina mengimbau perlu adanya koordinasi yang sinergis agar penggunaan dana yang telah disiapkan dalam program TJSP/CSR, sehingga tepat sasaran, selektif, efisien dan terevaluasi.

“Dengan demikian, kita berharap setiap tahunnya akan ada peningkatan-peningkatan program pembangunan melalui TJSP/CSR ini, baik kualitas, kuantitas maupun jenis dan pelaksanaannya,” pungkasnya.

Ketua Forum TJSP Kabupaten Mempawah, Ismail mengatakan, workshop  TJSP/CSR bertujuan menjalin hubungan harmonis antar pemangku kepentingan di masyarakat dalam program CSR. Juga sebagai sikap antisipatif dalam peluang produktif ekonomi, mitigasi risiko dalam sosial, dan lingkungan hidup.

Selain itu, agar ekonomi masyarakat yang tumbuh sejalan dengan kemajuan perusahaan, bisnis pelabuhan/terminal dan rantai pasok terkait.

“Peserta workshop TJSP/CSR antara lain berasal dari para kepala OPD yang tergabung di Forum Pengelola TJSP, Camat se-Kabupaten Mempawah, BUMN/BUMD, Perusahaan di wilayah Kabupaten Mempawah, dan tokoh masyarakat,” ungkap Ismail.