Mempawah, PPID - Wakil Bupati Mempawah, H. Muhammad Pagi memimpin rapat Satgas COVID-19 Kabupaten Mempawah di Aula Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah, Kamis (22/4/2021).

Rapat tersebut dihadiri, Sekretaris Daerah, Ismail, Forkopimda, Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesra, Rohmat Efendi, Asisten Administrasi dan Umum, Suwanda, Asisten Tata Praja, Juli Suryadi Burdadi, Camat, dan Kepala OPD terkait yang termasuk dalam Satgas COVID-19.

Rapat lanjutan tersebut dalam rangka menindaklanjuti surat edaran Gubernur Kalimantan Barat, berkaitan telah ditetapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di seluruh Kabupaten/Kota se-Kalbar. Keputusan ini diambil berdasarkan instruksi Menteri Dalam Negeri RI Nomor 9 Tahun 2021.

Dari hasil rapat tersebut, Wabup mengungkapkan, dengan diberlakukannya Kalimantan Barat sebagai PPKM Mikro, serta Kabupaten/Kota, maka dari tingkat Kabupaten sampai Desa, kita harus membentuk posko sebagai bentuk kepedulian, dan juga untuk mempercepat pemulihan COVID-19.

Selain itu, kata Wabup, Satgas COVID-19 agar terus mensosialisasikan Perbup No 50, dan memberikan informasi kepada seluruh pengurus rumah ibadah, terutama masjid dan musala, agar dalam melaksanakan ibadah di bulan suci ramadan tetap melaksanakan protokol kesehatan.

“Untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19, di tempat-tempat keramaian seperti, cafe, warkop, dan lainnya, sesuai intruksi Gubernur akan dilakukan pembatasan jam operasional, yaitu sampai pukul 21.00 WIB harus sudah tutup semuanya,” ujarnya.

“Satgas COVID-19 Kabupaten hingga kecamatan juga akan memberikan label di masing-masing cafe, dan warkop untuk membatasi jumlah pengunjung. Semoga dengan adanya PPKM mikro ini Kab Mempawah yang saat sekarang berada di zona kuning akan menjadi zona hijau,” harap Wabup.